Notification

×

Iklan

Halaman

Iklan

Tag Terpopuler

Sistem Kapitalisme Melunturkan Kasih Sayang Anak Terhadap Orang Tua

Kamis, 11 Juni 2026 | Juni 11, 2026 WIB Last Updated 2026-06-11T07:51:03Z

Sistem Kapitalisme Melunturkan Kasih Sayang Anak Terhadap Orang Tua

Oleh Ratna Sari dewi


Membahas tentang peran orang tua terhadap anak, di ibaratkan istilah kasih sayang orang tua sepanjang masa. Namun miris sebaliknya jika membahas mengenai tentang kasih sayang anak terhadap orang tua sesingkat waktu. Istilah ini terjadi di sistem kapitalisme. 


Manusia dituntut agar mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup di era kesulitan ekonomi. Banyak anak di suguhkan pilihan yang sulit antara bekerja atau mengurus orang tua yang lansia. Antara pemenuhan kebutuhan hidup atau berbakti kepada orang tua. Sebagian anak terpaksa meninggalkan orang tua mereka yang telah lansia sendiri dirumah untuk berkerja demi memenuhi kebutuhan hidup dengan himpitan ekonomi yang kian hari menyekik. 


Bukan karena tak sayang, tapi karena sistem memaksa. Saat kasih sayang tergantikan layanan berbayar, keterpaksaan menitipkan orang tua lansia ke pelayanan day care agar mereka tetap bisa bekerja demi pemenuhan kebutuhan hidup tanpa khawatir orang tua yang ditinggal dirumah. 


Day care lansia berkonsep mirip seperti penitipan anak, namun pesertanya kali ini lansia yang pada siang hari di tinggal sendiri dirumah oleh anak-anaknya demi pemenuhan kebutuhan dengan bekerja. 


Berkonsep dengan merawat lansia, menjaga kemandirian serta mengurangi kesepian dan meningkatkan fisik secara mental dengan berinteraksi sosial. 


Namun persoalan ini cukup berat di karena kan lansia di tahun 2026 tercatat lansia 34 juta. Di era Indonesia memasuki era the eging population.  Bisnis day care lansia menawarkan kepada mereka yang menginginkan orang tua tetap dirawat dan anak-anak tetap bisa bekerja.

Dengan tarip kisaran 3 juta sampai 5 juta perbulan. 


Sistem kapitalis menggerus nilai-nilai norma kehidupan tentang kewajiban berbakti kepada orang tua tergantikan dengan pelayanan berbayar, padahal ada hal-hal yang ada di dunia ini yang tidak bisa di beli dengan uang atau di gantikan dengan materi semisal ketulusan kasih sayang, dengan menemani ngobrol, mengajak bercanda. 


Sistem kapitalisme menganggap para lansia sebagai komoditi dan lahan materi dengan membuka layanan day care lansia. Sistem kapitalisme juga menggerus rasa tanggungjawab anak akan berbakti kepada orang tua. 


Masalah lansia tidak cukup dianggap sebagai masalah individu, keluarga ataupun masyarakat, ini seharusnya masalah negara yang wajib di selesaikan. Namun dalam sistem kapitalisme yang di anut Indonesia terbukti gagal dalam penyelesaian masalah lansia. Lansia di jadikan objek keuntungan bagi para kapital yang membuka layanan day care. 


Pandangan dan solusi Islam terhadap permasalahan lansia,  ketahanan keluarga yang kuat, tanggung jawab negara (pemerintah), dan penerapan syariat Islam secara menyeluruh (kaffah).

Berikut adalah kerangka solusi Islam dalam menangani kesejahteraan lansia, khususnya muslimah:


Pemberdayaan Keluarga dan Birrul Walidain: Islam mewajibkan anak dan keluarga untuk merawat orang tua dengan penuh kasih sayang (birrul walidain). Keluarga dipandang sebagai lingkungan utama dan terbaik untuk menjaga martabat, kebutuhan fisik, dan psikologis lansia di hari tua.


Jaminan Sosial dan Nafkah oleh Negara: Jika keluarga tidak mampu atau lansia hidup sebatang kara (dhuafa), negara dalam sistem Islam wajib hadir untuk menjamin pemenuhan kebutuhan dasar mereka (pangan, papan, dan sandang) serta menjamin layanan kesehatan yang menyeluruh.


Perlindungan dari Eksploitasi: Sistem Islam menolak pandangan kapitalistik yang menganggap lansia sebagai beban atau sekadar alat ekonomi. Islam memuliakan lansia agar mereka dapat menghabiskan sisa umur untuk memperdalam ibadah tanpa harus terbebani tuntutan mencari nafkah.


Lingkungan Sosial yang Peduli: Masyarakat didorong untuk saling menjaga dan menghormati, sehingga lansia tidak merasa terasing atau diabaikan secara sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update