Notification

×

Iklan

Halaman

Iklan

Tag Terpopuler

Refleksi Muharram 1448 H: Hijrah dari Sekadar Ganti Kalender Menuju Perubahan Sistemik

Senin, 22 Juni 2026 | Juni 22, 2026 WIB Last Updated 2026-06-22T07:15:59Z


Oleh: Syakira Asma M


Tahun baru 1 Muharram 1448 H telah kita masuki bersama, namun kondisi umat Islam saat ini masih amat jauh dari predikat Khairu Ummah, kondisi negeri ini yang masih dilanda berbagai masalah dan persoalan di masyarakat baik itu kemiskinan struktural, judi online yang menjerat kalangan keluarga dan anak muda, masalah prostitusi anak, bullying yang tak kunjung selesai, eksploitasi seksual, hingga kekerasan yang kian merajalela dimana-mana membuat dada kita terasa sesak untuk sekadar merasa tenang beribadah menambah amalan Sunnah di bulan Muharram. 


Belum lagi, di tingkat internasional di sana, bumi Gaza Palestina, genosida masih terus menerus berlanjut tak kenal lelah oleh entitas Zionis. Umat Islam dan masyarakat disana dibuat mati kelaparan sementara para penguasa di negeri-negeri muslim tak kunjung berkutik untuk mengirimkan pasukan melawan para penjajah di tanah Gaza yang Allah berkahi.


Tidakkah mereka berpikir sedikit saja bagaimana pertanggung jawaban mereka di akhirat kelak sebagai para pemimpin?


Umat Islam saat ini masih terlalu tersibukkan dengan urusan masing-masing, sehingga lupa dengan sesama muslim di belahan bumi lainnya. 


Semua ini, seluruh kenestapaan dalam dan luar negeri adalah buah dari penerapan sistem Sekuler-Kapitalisme yang merenggut jiwa dan pemikiran umat muslim untuk sekadar menyadari bahwa ada yang tidak beres dalam sistem kehidupan sehari-hari yang diterapkan di dalam negeri ini. 


Standar manfaat materi dari sistem Sekuler-Kapitalisme telah menggantikan standar halal haram di benak masyarakat terutama umat muslim, sehingga terjadi kerusakan yang merata di seluruh aspek kehidupan.


Saat lemahnya umat Islam di panggung internasional, termasuk tidak mampunya membela Palestina dikarenakan tidak adanya institusi pemersatu sekaligus perisai (junnah) yaitu Khilafah yang  menyatukan dan melindungi umat, maka umat Islam terpecah-pecah oleh sekat-sekat Nasionalisme dan menjadi tunduk pada kebijakan kekuatan kafir.


Muharram sudah selayaknya menjadi sebuah momentum refleksi bagi umat Islam bahwa kenestapaan ini semua adalah akibat jauhnya umat dari aturan yang telah ditetapkan oleh Allah, bukan menjadi anggapan takdir yang harus dibiarkan begitu saja tanpa melakukan apa-apa.


Hijrah yang hakiki adalah yang benar-benar berjuang untuk berhijrah dari sistem yang kufur Sekulerisme-Kapitalisme menuju sistem Islam dalam naungan Daulah khilafah.


Tidak bisa dianggap enteng, Rasulullah Saw. telah mengajarkan kepada kita bahwa perubahan yang hakiki membutuhkan perjuangan panjang dan tentunya terorganisir sebagaimana yang beliau dan para sahabat lakukan. 


Maka selayaknya kita umat Islam tentu menjadi kewajiban untuk berjuang bersama jamaah dakwah Islam ideologis yang mengambil metode dakwah Rasulullah Saw. untuk menegakkan kembali sistem Islam sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update