PADANG – Otoritas Pelabuhan melalui Syahbandar Padang, Nasirwan, mengeluarkan imbauan tegas terkait keselamatan pelayaran di wilayah perairan Sumatera Barat. Langkah ini diambil menyusul peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur mengenai potensi gelombang laut tinggi yang dapat membahayakan keselamatan jiwa dan harta benda.
Dalam keterangannya, Nasirwan meminta seluruh pengguna jasa pelayaran, operator kapal, hingga masyarakat pesisir untuk tidak meremehkan kondisi cuaca yang sedang berlangsung.
Kapal di Bawah 35 GT Dilarang Melaut Sementara
Syahbandar menekankan bahwa risiko tertinggi berada pada kapal-kapal berukuran kecil. Oleh karena itu, pihaknya menginstruksikan penundaan keberangkatan bagi kapal dengan kriteria berikut:
Kapal nelayan dan kapal berukuran kurang dari 35 GT.
Kapal tongkang (Tug Boat) dan LCT.
Kapal Ro-Ro penumpang.
"Kami akan memperketat pengawasan izin berlayar. Jika situasi di laut tidak memungkinkan, keberangkatan akan ditunda sementara waktu hingga Maklumat Pelayaran dicabut dan cuaca kembali kondusif," ujar Nasirwan dalam poin arahannya.
Kesiagaan Penuh bagi Kapal Niaga dan Kapal Asing
Bagi kapal-kapal besar dengan bobot di atas 35 GT, Nasirwan mewajibkan para nakhoda untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem navigasi, mesin, dan alat keselamatan sebelum lepas sandar.
Ia juga mengingatkan pentingnya evaluasi risiko mandiri selama di tengah laut. Nakhoda diwajibkan terus memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG guna menghindari titik-titik gelombang ekstrem.
Mitigasi di Area Dermaga
Selain di tengah laut, Nasirwan juga menyoroti keamanan kapal saat bersandar di pelabuhan. Operator kapal diminta memastikan tali tambat (mooring line) terikat dengan kuat untuk mengantisipasi hempasan angin kencang dan gelombang yang masuk ke area dermaga.
"Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau semua pihak untuk kooperatif dan selalu berkoordinasi dengan petugas di lapangan demi mencegah insiden yang tidak diinginkan," tutupnya.
Informasi cuaca terkini dapat diakses oleh masyarakat melalui situs resmi BMKG atau dengan mendatangi kantor Syahbandar setempat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
